Tampilkan postingan dengan label Produser. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produser. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 April 2011

MUI: Yang Harus disalahkan LSF Bukan Produser

Sora Aoi (Foto:Mahfiroh/okezone)

JAKARTA - Lolosnya film Suster Keramas 2 yang dibintangi artis porno, Sora Aoi, dinilai MUI (Majelis Ulama Indonesia) sebagai kesalahan LSF (Lembaga Sensor Film). Bukan salah produser yang membuat film.

"Setiap hari Selasa memang di MUI selalu melakukan rapat, tapi kami belum membahas mengenai film yang dimaksudkan. Jika benar adanya seperti itu, MUI sangat kecewa sekali karena bisa lolos sensor dan layak ditonton. Apalagi, film buka-bukaan itu melanggar rambu-rambu agama dan kesusilaan. Kalau sudah seperti ini yang perlu dipertanyakan kinerja LSF," tutur Ketua MUI Bidang Budaya KH Cholil Ridwan kepada okezone, Kamis (21/4/2011).

Di LSF terdapat perwakilan MUI. Kata Cholil, utusan MUI di LSF sudah bekerja sesuai dengan misi dan visi dari lembaganya. Tetapi semua itu kembali lagi kepada pihak lain yang juga andil terlibat dalam sensor film.

"Memang pihak MUI ada satu orang yang ditugaskan di LSF. Sistem lolosnya suatu film itu tidak hanya di tangan MUI saja. Jadi setiap film yang datang ada beberapa tim yang menilai. Jika satu orang yang tidak setuju dengan film tersebut, kemudian dibawa ke rapat pleno, satu orang ini akan kalah. Maka film buka-bukaan itu tetap bisa edar," urainya.

Cholil menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum bisa mengambil keputusan atas tugas LSF yang lalai dalam menyensor film-film yang tak layak tayang.

"Sejauh ini, kami belum bisa bicara banyak karena pihak MUI belum menyaksikan filmn itu," kilahnya.

Seperti diketahui, produser Maxima Pictures Ody Mulya Hidayat, dan produser K2K Production KK Dheeraj berlomba-lomba membuat film dengan menghadirkan bintang porno. Ody mengunggulkan film Suster Keramas 2 yang dibintangi aktris porno Jepang Sora Aoi. Sementara, KK Dheeraj mendatangkan Sasha Grey untuk main film Pocong Mandi Goyang Pinggul.(ang)

Minggu, 24 April 2011

Produser Sasha Grey Tak Takut Diancam FPI

JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) mengancam akan menggelar demonstrasi di depan kantor K2K Production, rumah produksi yang berniat mendatangkan bintang porno Amerika Sasha Grey. Sang produser tak gentar.

Sasha Grey berencana akan hadir pada peluncuran film karya K2K Production berjudul "Pocong Mandi Goyang Pinggul" 28 April. Sebagai bentuk protes, FPI berniat menggelar demo besar-besaran ke kantor K2K, Jumat, 22 April.

"Silakan saja mau demo, akan saya tanggapi. Saya siap bilang ke mereka dan menjelaskan kepada mereka siapa itu Sasha Grey. Kalau mereka mau demo, ya enggak apa-apa biar mereka tahu masalahnya seperti apa," ujar produser K2K Production, KK Dheeraj,

FPI tak cuma mengancam akan menggelar demonstrasi. Mereka juga sesumbar akan mengusir KK Dheeraj dari Indonesia jika berani mendatangkan Sasha Grey ke Jakarta. Lelaki keturunan India ini tidak gentar menghadapi semua ancaman FPI.

"Saya tidak takut. Memang itu bentuk ancaman, tapi tidak benar mengancam seperti itu," tegasnya.

Bakal diusir dari Tanah Air jika mendatangkan Sasha Grey, lelaki berkacamata itu meminta supaya FPI melihat dulu film "Pocong Mandi Goyang Pinggul."

"Jangan seperti itulah. Mereka itu kan belum melihat seperti apa filmnya. Sasha Grey itu bukan ikon porno, kenapa main usir begitu saja. Lihat dulu konteks filmnya seperti apa," pintanya.

Sasha Grey digaet main film Pocong Mandi Goyang Pinggul besutan rumah produksi K2K Production yang dipimpin KK Dheeraj. Rencananya, film yang juga menampilkan aktris lokal Sheza Idris dan Annisa Bahar itu akan dirilis di bioskop pada 28 April 2011. KK Dheeraj berniat mendatangkan Sasha saat launching film.