Laman
Sabtu, 30 April 2011
Indy Barends Tak Tahan Seminggu Tanpa Bercinta
JAKARTA - Kehidupan pernikahan Indy Barends dengan Benyamin Sarmanella yang terjalin sejak 19 Oktober 2001 tetap langgeng hingga kini. Salah satu resepnya, Indy dan suami rajin bercinta.
"Dua minggu enggak 'itu' saja bisa jedotin kepala gue. Ya, seminggu sekali lah. Kadang kalau lagi ingin, gue SMS dia bilang, 'Sudah lama nih enggak namu'. Atau goda-godain dia," ungkap Indy sambil tertawa, belum lama ini.
Ibu dua anak ini mengaku, biasanya bercinta dengan sang suami setelah menunggu kedua anaknya tidur. "Biasanya karena anak saya kalau tidur malam banget, ya usai itu lah," ucapnya, lagi-lagi diiringi tawa.
Tempat favorit Benyamin untuk bercinta adalah di kamar. Sementara, Indy lebih bebas di mana saja, asalkan tertutup.
"Kalau liburan ke mana, ya bisa saja diatur. Tapi suami lebih memilih di kamar sebagai tempat bercinta. Kalau gue bisa di mana saja. Bisa saja di dapur. Di mana tempatnya, gue enggak pengaruh, yang penting tertutup dan enggak kelihatan sama orang lain," akunya.(ang)
Tika 'T2' Tunda Anak Kedua
JAKARTA - Personel duo grup T2, Tika, belum ingin menambah anak kedua. Dia masih menikmati masa-masa menjadi ibu satu anak.
"Wah, sudah cukup dulu deh kalau untuk menambah anak," ucap Tika 'T2' di Jakarta, belum lama ini.
Tika yang tengah sibuk berkegiatan dengan T2, belum siap menggadaikan karier dengan menambah anak lagi. Dia bersyukur, mempunyai anak dan suami yang mau memahami aktivitasnya sebagai penyanyi.
"Alhamdulillah, sejauh ini enggak ada kendala karena anak aku enggak rewel, bisa diajak kerja juga, dan di mana saja betah," imbuhnya.
Meski diakui, dalam membagi waktu antara keluarga dan menyanyi membuatnya sangat kelelahan. Itu membuat berat badannya melorot.
"Mungkin kurus karena capek juga ya. Pas habis lahiran, enggak pakai babysitter. Saat mengurus anak banyak mengeluarkan keringat, jadi kurus. Pas anakku sudah gede saja, baru pakai babysitter," bebernya.(ang)
Senin, 25 April 2011
MUI: Yang Harus disalahkan LSF Bukan Produser
JAKARTA - Lolosnya film Suster Keramas 2 yang dibintangi artis porno, Sora Aoi, dinilai MUI (Majelis Ulama Indonesia) sebagai kesalahan LSF (Lembaga Sensor Film). Bukan salah produser yang membuat film.
"Setiap hari Selasa memang di MUI selalu melakukan rapat, tapi kami belum membahas mengenai film yang dimaksudkan. Jika benar adanya seperti itu, MUI sangat kecewa sekali karena bisa lolos sensor dan layak ditonton. Apalagi, film buka-bukaan itu melanggar rambu-rambu agama dan kesusilaan. Kalau sudah seperti ini yang perlu dipertanyakan kinerja LSF," tutur Ketua MUI Bidang Budaya KH Cholil Ridwan kepada okezone, Kamis (21/4/2011).
Di LSF terdapat perwakilan MUI. Kata Cholil, utusan MUI di LSF sudah bekerja sesuai dengan misi dan visi dari lembaganya. Tetapi semua itu kembali lagi kepada pihak lain yang juga andil terlibat dalam sensor film.
"Memang pihak MUI ada satu orang yang ditugaskan di LSF. Sistem lolosnya suatu film itu tidak hanya di tangan MUI saja. Jadi setiap film yang datang ada beberapa tim yang menilai. Jika satu orang yang tidak setuju dengan film tersebut, kemudian dibawa ke rapat pleno, satu orang ini akan kalah. Maka film buka-bukaan itu tetap bisa edar," urainya.
Cholil menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum bisa mengambil keputusan atas tugas LSF yang lalai dalam menyensor film-film yang tak layak tayang.
"Sejauh ini, kami belum bisa bicara banyak karena pihak MUI belum menyaksikan filmn itu," kilahnya.
Seperti diketahui, produser Maxima Pictures Ody Mulya Hidayat, dan produser K2K Production KK Dheeraj berlomba-lomba membuat film dengan menghadirkan bintang porno. Ody mengunggulkan film Suster Keramas 2 yang dibintangi aktris porno Jepang Sora Aoi. Sementara, KK Dheeraj mendatangkan Sasha Grey untuk main film Pocong Mandi Goyang Pinggul.(ang)
Ke Jakarta, Sasha Grey Dikawal 100 Polisi
JAKARTA - KK Dheeraj tak main-main ingin mendatangkan bintang porno Amerika Sasha Grey ke Jakarta saat peluncuran film Pocong Mandi Goyang Pinggul. Sasha akan dikawal 100 orang polisi.
"Rencanannya dia memang mau datang. Kita sudah siapkan pengawal-pengawalnya. Bahkan, kita akan meminta pengamanan khusus dari 100 polisi untuk mengamankan agar tidak terjadi apa-apa," aku bos K2K Production, KK Dheeraj, kepada okezone.
Namun, setelah mendengar adanya ancaman dari Front Pembela Islam (FPI) yang akan mengusir KK Dheeraj jika berani mendatangkan Sasha, juga akan melakukan sweeping ke bandara, lelaki keturunan India itu agak ciut.
"Tapi masalahnya sekarang adalah, Sasha juga mendengar kabar kecaman terhadap dia di Indonesia. Harusnya dia memang direncanakan datang, tapi karena ada ancaman dan kecaman seperti itu Sasha jadi berpikir ulang untuk datang ke Indonesia," ungkapnya.
Walau berada di bawah tekanan dan dilanda dilema, KK Dheeraj masih memendam optimisme untuk mengundang Sasha datang saat launching film.
"Menurut saya hal ini memalukan. Kenapa dia mau datang, malah enggak boleh? Kalau begini saya merasa terganggu. Kalau sudah begini kita juga bingung. Apalagi, waktunya juga mepet. Hari Senin nanti kita akan preskon filmnya di Setiabudi. Kita tetap usahakan agar Sasha jadi datang," tekadnya.
Sasha Grey digaet main film Pocong Mandi Goyang Pinggul besutan rumah produksi K2K Production yang dipimpin KK Dheeraj. Rencananya, film yang juga menampilkan aktris lokal Sheza Idris dan Annisa Bahar itu akan dirilis di bioskop pada 28 April 2011. KK Dheeraj berniat mendatangkan Sasha saat launching film.(ang)
Minggu, 24 April 2011
Produser Sasha Grey Tak Takut Diancam FPI
Sasha Grey berencana akan hadir pada peluncuran film karya K2K Production berjudul "Pocong Mandi Goyang Pinggul" 28 April. Sebagai bentuk protes, FPI berniat menggelar demo besar-besaran ke kantor K2K, Jumat, 22 April.
"Silakan saja mau demo, akan saya tanggapi. Saya siap bilang ke mereka dan menjelaskan kepada mereka siapa itu Sasha Grey. Kalau mereka mau demo, ya enggak apa-apa biar mereka tahu masalahnya seperti apa," ujar produser K2K Production, KK Dheeraj,
FPI tak cuma mengancam akan menggelar demonstrasi. Mereka juga sesumbar akan mengusir KK Dheeraj dari Indonesia jika berani mendatangkan Sasha Grey ke Jakarta. Lelaki keturunan India ini tidak gentar menghadapi semua ancaman FPI.
"Saya tidak takut. Memang itu bentuk ancaman, tapi tidak benar mengancam seperti itu," tegasnya.
Bakal diusir dari Tanah Air jika mendatangkan Sasha Grey, lelaki berkacamata itu meminta supaya FPI melihat dulu film "Pocong Mandi Goyang Pinggul."
"Jangan seperti itulah. Mereka itu kan belum melihat seperti apa filmnya. Sasha Grey itu bukan ikon porno, kenapa main usir begitu saja. Lihat dulu konteks filmnya seperti apa," pintanya.
Sasha Grey digaet main film Pocong Mandi Goyang Pinggul besutan rumah produksi K2K Production yang dipimpin KK Dheeraj. Rencananya, film yang juga menampilkan aktris lokal Sheza Idris dan Annisa Bahar itu akan dirilis di bioskop pada 28 April 2011. KK Dheeraj berniat mendatangkan Sasha saat launching film.
Apa Kata Ayu Azhari tentang Hari Kartini?
Kakak Sarah Azhari ini merasa beruntung bisa lahir setelah zaman penjajahan. Lebih lanjut, dia mengatakan, perempuan banyak disudutkan dalam berbagai hal.
"Bicara hari Kartini, kita sangat beruntung lahir di masa sekarang. Karena perjuangannya (Kartini) kita bisa seperti ini, mensyukuri. Saat ini, perempuan sudah bisa setara dengan laki-laki. Bisa dilihat ada presiden, menteri, jabatan penting, anggota parlemen, sudah banyak perempuan dan malah lebih diutamakan,"
Menurut ibu enam anak ini, posisi perempuan yang sama rata dengan lelaki saat ini tak hanya diperjuangan oleh Kartini.
"Dalam agama Islam, perempuan itu ditempatkan pada posisi yang mulia. Bayangkan saja kalau tidak ada perempuan, presiden pun tidak akan pernah ada karena beliau lahir dari rahim seorang perempuan. Selain itu, ibu dan nenek kita juga seorang pahlawan untuk keluarga kita yang harus kita hormati dan hargai. Mereka merupakan simbol perjuangan kesetaraan gender saat ini," bebernya.
Seperti apakah pandangan Ayu Azhari tentang RA Kartini yang namanya tersohor sejak masa penjajahan?
"Kartini adalah pahlawan perempuan yang menurut saya, dia dipilih sebagai pahlawan wanita karena pemikirannya mengenai kesetaraan yang ditujukan untuk semua perempuan Indonesia setelah dirinya," kata Ayu.
Jumat, 22 April 2011
Lindsay Pronk: Foto Sensual Tak Langgar Norma
Lindsay sadar pose vulgarnya di negara mayoritas Islam terbesar di dunia yang sensitif dengan isu pornografi ini bisa berdampak negatif di kemudian hari.
"Saya tahu Indonesia negara Islam terbesar. Saya respect dengan itu. Saya tidak takut berpose dengan pakaian dalam karena saya berfoto sesuai pada tempatnya di majalah pria dewasa," ujarnya usai pemotretan di Hotel The Acacia, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (20/4/2011).
Lindsay yang mempunyai darah Indonesia dari ibundanya, ternyata mengikuti perkembangan kasus berbau pornografi di Indonesia. Walau negeri ini sensitif dengna isu pornografi, dia yakin foto sensual tidak melanggar norma. Beda dengan kasus anggota DPR yang kedapatan menonton film porno saat rapat parlemen.
"Menurut saya, tak ada yang salah dengan foto seksi. Yang salah adalah saat salah seorang wakil rakyat kepergok menonton video porno di tengah tugasnya," tuturnya.
Kamis, 21 April 2011
Lucky-Cella 'Kotak' Dikonfrontir di Polsek Mampang
Sekira pukul 15.00 WIB, Lucky datang menggunakan kaos bola dan celana pendek, dengan menggunakan kacamata hitam sambil mendengarkan earphone. Tak lama berselang, gitaris Kotak muncul dengan celana pendek serta sweater hitam, sambil menutup wajahnya dengan kapucong sweater.
Keduanya kompak tak mengeluarkan sepatah kata pun dan langsung memasuki ruangan Kapolsek Mampang Prapatan.
Tak lama kemudian, Lucky dan Cella langsung menuju Kadit reskrim di lantai dua. Saat berjalan, Cella yang ditanya mengenai kabarnya oleh para pewarta yang telah menunggu, sempat menjawab, dirinya baik. "Sehat gue," tuturnya, ditemui di Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan,
Seperti diketahui, Cella dan Lucky telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemukulan terhadap Sony Prakoso yang merupakan personel band Bevlyen di bawah Glow Manajemen. Sony menderita luka di sebelah kiri mata, rahang, pipi kiri, kepala belakang, dan tulang leher. Polisi telah mengambil keterangan dari sejumlah saksi yang melihat kejadian pengeroyokan di depan kost di Jalan Mampang Prapatan XVI, No 59, Mampang, Jakarta Selatan


